Home / Internasional / 9 Orang Telah Ditangkap Polisi Inggris, Pasca Teror London

9 Orang Telah Ditangkap Polisi Inggris, Pasca Teror London

9 Orang Telah Ditangkap Polisi Inggris, Pasca Teror London – Kepolisian Inggris menangkap dua orang lagi sehabis serangan teror di London pada Rabu (22/3) sore saat setempat. Dengan hal tersebut, selama ini sembilan orang udah ditahan selesai perbuatan teror yg dijalankan Khalid Masood.

” Kami udah melaksanakan dua lagi penangkapan vital semalam, ” papar Mark Rowley, petinggi paling senior antiterorisme seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (24/3/2017) . Dikatakannya, seseorang wanita yg di tangkap diawalnya, udah dibebaskan dengan jaminan.

Rowley menuturkan, kepolisian udah melaksanakan belasan penggerebekan serta mengambil lebih kurang 2. 700 item, termasuk juga ” data pc dalam jumlah besar ” . Disampaikannya, kepolisian juga tengah menyelidiki adakah orang lain yg udah mendorong, beri dukungan atau memerintahkan Masood melaksanakan perbuatan terornya.

Rowley lantas mengimbau warga yg punya info apa pun perihal Masood biar menghubungi kepolisian. ” Barangkali ada beberapa orang di luar sana yg punya kegelisahan bab Masood, namun dikarenakan argumen apa pun, tdk terasa nyaman buat menyampaikannya terhadap kami, ” ujar Rowley.

Masood didapati pernah berapakali terperangkap tindak pidana dalam kurun saat 20 th.. Masood bahkan juga didapati pernah 2 x dipenjara dikarenakan menyerang orang lain dengan pisau.

Seperti dilaporkan media Inggris, The Telegraph, Jumat (24/3/2017) , Kepolisian Metropolitan London atau Scotland Yard menyebutkan Masood (52) pernah berapakali dijatuhi hukuman pidana, tapi belum pernah terperangkap persoalan terorisme.

” Dia di kenal kepolisian serta punya sekelompok vonis bersalah atas beberapa persoalan penyerangan, termasuk juga pidana melukai orang lain, pidana kepemilikan senjata ofensif serta pidana tidak mematuhi ketertiban umum, ” sekian info Kepolisian Metropolitan London.

Masood berapakali mendekam di beberapa penjara berlainan dikarenakan tindak pidana yg dijalankannya. The Telegraph menyebutkan, dia pernah mendekam di penjara Lewes, East Sussex, penjara Wayland di Norfolk, serta penjara terbuka Ford di West Sussex. Dikira dia mulai diradikalisasi selagi mendekam di penjara itu.

About admin