Home / Uncategorized / Akibat Benci Victoria Islamic Center Dibakar,Texas (AS)

Akibat Benci Victoria Islamic Center Dibakar,Texas (AS)

Akibat Benci Victoria Islamic Center Dibakar,Texas (AS) – Pengadilan Texas, Amerika Serikat ini hari memvonis pria yg didakwa atas clausal sebarkan kedengkian lantaran membakar suatu masjid dengan hukuman penjara 24 tahun 6 bulan.

Menurut pengadilan Texas, tindakan Marq Perez (26) yg membakar Victoria Islamic Center (200 km. barat daya Houston) pada 28 Januari 2017 dilandasi oleh perasaan tidak suka serta kemauan jahat, demikian seperti diambil dari Voice of America, Kamis (18/10) .

Dalam pembacaan vonis, hakim John Rainey mengemukakan jika kejahatan kedengkian adalah ” kanker untuk warga kita ” serta ” suatu soal yg tdk dapat di toleransi. “

Disamping itu, jaksa berargumen jika kejahatan yg dilaksanakan Perez ” jelas-jelas suatu masalah kejahatan kedengkian. “

Di lain bagian, pengacara buat Perez mengemukakan jika client-nya tdk menyulut api yg membakar Victoria Islamic Center. Perez beralibi, dia tengah bersama dengan putranya yg baru lahir saat kebakaran berlangsung, menurut laporan media pers San Antonio Express-News.

Akan tetapi, jaksa miliki alasan berbeda, yg menyebutkan jika Perez mempunyai kemauan buat lakukan tindakan pembakaran serta lewat cara lebih luas meneror populasi muslim.

Menurut jaksa, satu pekan sebelum kebakaran berlangsung, Perez menerobos ke Victoria Islamic Center buat tinjau tempat itu.

Dalam serangan pembakaran, Perez letakkan kertas dalam masjid serta membakarnya dengan korek api, kata seseorang saksi, menurut pembicaraan jaksa.

Jaksa ikut mengemukakan, saat masjid itu akan dibikin kembali selesai dilalap api, Perez–yang belumlah terciduk–mengatakan terhadap seseorang saksi jika ia ” akan membakarnya kembali apabila mereka akan membangunnya kembali. “

Perez diamankan serta didakwa atas tindakan pembakaran masjid Victoria Islamic Center pada Maret 2017. Penangkapan itu berkenaan dengan usaha Perez buat meledakkan suatu mobil, yg manakah dia ikut terima tuduhan terpisah karenanya, dengan clausal pelanggaran hukum federal serta kepemilikan bahan peledak.

Populasi muslim serta grup hak asasi manusia di Texas melihat tindakan Perez jadi isyarat bertumbuhnya perasaan intoleransi pada pemeluk Islam di negara sisi itu, serta lewat cara luas, di Amerika Serikat.

About admin