Banjir Juga Masuk Ke Dalam Sekolahan

Banjir Juga Masuk Ke Dalam Sekolahan – Banjir yang menyerang.menimpa pemukiman serta sekolah di Desa Sayung Kecamatan Sayung Kabupaten Demak belum lagi surut. Banjir yang berlangsung sepanjang tiga bln. paling akhir ini minimal sudah merendam 1. 000 tempat tinggal.

Tidak cuman halangi kegiatan warga, banjir juga menjadikan sekolah pernah diliburkan sekian waktu. Salah satunya sekolah yang terdampak yaitu SDN 4 Desa Sayung yang terendam air sampai 1, 5 mtr.. Air bukan cuma menggenangi halaman saja tapi juga masuk dalam area kelas.

Dikarenakan sekolah libur serta tiada kegiatan beda, malah banyak anak-anak yang bermain air di halaman tempat tinggal mereka. Tanpa ada rasa takut mereka bermain air, meskipun selanjutnya alami rasa gatal-gatal di kulit.

Muhammad Zaki, siswa kelas 6 SDN 4 mengakui sekolah udah diliburkan mulai sejak berlangsung banjir.

” Airnya masuk dalam kelas, jadi diliburkan. Saya sama rekan-rekan rata-rata main air serta berenang di muka tempat tinggal, ” tukasnya pada detikcom di muka tempat tinggalnya, Jumat (16/2/2018)

Tapi, dikarenakan acapkali bermain air, ia alami gatal-gatal. Selagi di tanya bab kapan kembali sekolah, Zaki mengakui tidak jelas.

” Iya, seandainya malam gatal, area kaki. Buat sekolah masihlah tunggu surut, tidak jelas kapan, ” lanjutnya.

Kepala Desa Sayung mengimbuhkan, ketetapan meliburkan sekolah dikarenakan kegiatan belajar-mengajar terganggu oleh air banjir.

” Dikarenakan air yang masuk dalam ruanh kelas cukup tinggi. Kemungkinan kecil buat dijalankan belajar-mengajar. Ini udah tiga hari diliburkan, ” tukasnya.

Selama ini, pihaknya sudah melaksanakan koordinasi dengan pihak sekolah buat mencari jalan keluar berkait hal semacam tersebut.

” Kita masihlah mencari jalan keluar dikarenakan kasihan anak-anak kelak dapat ketinggal pelajaran, mengingat banjirnya susah surut, ” papar dia.

Sesaat Camat Sayung, Sugeng Pujiyono memaparkan tiga bln. paling akhir Kecamatan Sayung jadi riskan bencana. Banjir berlangsung di Desa Sayung serta Kalisari. Dan air rob di Desa Sriwulan.

” Banjir paling besar menyerang.menimpa Desa Sayung dikarenakan merendam 1. 500 tempat tinggal lebih serta sekolah. Seandainya Sriwulan itu rob. Aksi sesaat kita membangun posko kesehatan serta dapur umum di Desa Sayung, ” tandasnya