Home / Uncategorized / Berjalan Aneh, Seorang Wanita Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

Berjalan Aneh, Seorang Wanita Sembunyikan Sabu di Celana Dalam

Berjalan Aneh, Seorang Wanita Sembunyikan Sabu di Celana Dalam – Subdit 3 Narkoba Polda Metro Jaya beserta Beacukai sukses mengamankan sepasang kekasih tersangka pembawa 705 gr sabu (methapetahime) di Bandara Soekarno Hatta pada jumat (10/11) malam. Keduanya yakni seseorang wanita berinisial PR serta seseorang lelaki berinisial HM.

Sesudah memperoleh beberapa info dari penduduk serta mendalaminya, keduanya di tangkap oleh pihak Beacukai sesudah turun dari pesawat yang ditumpanginya dari Malaysia selagi menuju parkiran mobil.

” Kami udah mengamankan satu orang wanita inisial PR serta satu orang pria inisial HM. Keduanya sepasang kekasih. Sesudah turun dari pesawat diamankan di beacukai serta diketemukan tanda untuk bukti sabu, sesudah ditimbang seberat 705 gr, ” kata AKBP M Iqbal Simatupang di Polda Metro Jaya, Minggu (12/11) .

Pihak Beacukai Bandara Soekarno Hatta dengan didampingi satu orang polwan Ditres Narkoba Polda Metro Jaya, melaksanakan kontrol pada PR serta diketemukan dua bungkus plastik bening berisikan sabu yang direkatkan di sela-sela celana dalam PR seperti memakai pembalut. Keduanya PR serta HM sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) .

” Jadi si perempuannya ini jalannya agak aneh juga serta kita laksanakan kontrol, sesudah dicek oleh beacukai dilepaskan bajunya diketemukan sabu ditempelkan disela-sela pahanya. Seperti dia pakai pembalut saja, dua-duanya WNI, ” lanjutnya memaparkan.

Tidak cuman tanda untuk bukti 705 gr, polisi juga mengambil alih dua buah handphone serta celana dalam menjadi tanda untuk bukti penambahan. S/d waktu ini pihak kepolisian masih tetap selalu memahami jaringan ketimbang ke-2 tersangka. Serta belum juga dapat meyakinkan apakan mereka cuma untuk kurir atau pengedar.

” Buat jaringan ini kita masih tetap dalami. Tdk saya kemukakan di sini dikarenakan ini merupakan taktik penyelidikan serta penyidikan. Seandainya persoalan info tdk dapat kita berikan, ” ucapnya.

Keduanya terancam pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 th. 2009 terkait Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

About admin