BNN Razia Sidak Di Lapas Blitar

BNN Razia Sidak Di Lapas Blitar - Tak seperti umumnya, razia Lapas Klas IIB Blitar di gelar malam hari. Sekitar 100 personel paduan dari TNI, Polri, BNN Kabupaten Blitar dilibatkan dalam razia.

Sesudah lakukan persiapan pasukan di muka gerbang lapas, razia diawali kira-kira jam 21. 00 wib, Selasa (9/1) . Pemeriksaan awal dikerjakan pada blok tahanan napi wanita yang terdapat dibagian bangunan paling depan.

Pantauan detikcom, nampak sebagian polwan dan petugas BNNK Blitar mengecek satu per satu penghuni area. Mereka jalan teratur keluar kamar, sesaat petugas menggeledah semuanya sisi pojok sisi area.

Hal yang sama saja dikerjakan di sebagian blok napi lelaki. Sepanjang area mereka di check petugas, dengan acak petugas BNNK Blitar memohon sebagian napi lakukan tes urin.

” Kami memanglah bekerjasama dengan semuanya pihak untuk melindungi kondusivitas lapas Blitar ini. Terlebih menghadapi peredaran narkoba didalam lapas, ” kata Kalapas Kls II B Blitar, Rudi Sardjono, Rabu (10/1/2018) .

Upaya antisipasi ini, rupanya sesudah tiga bandar sabu besar dari Lapas Madiun dipindah kesini akhir th. waktu lalu. ” Tapi yang satu telah saya pindahkan kembali ke lapas beda, saat sebelum th. baru, ” ungkap Rudi.

Dari pengecekan ruangan tahanan di blok D1 narkoba, petugas menemukannya dua bungkus plastik paket di isi bubuk berwarna putih. Dua benda ini diketemukan pada barang bawaan dua napi, tetapi untuk masalah pencurian dengan pemberatan.

” Memanglah di blok narkoba itu, tidak semuanya napi masalah narkoba. Tapi kami campur dengan napi dari masalah beda, mengingat begitu minimnya.kurang tersedianya ruangan tahanan, ” tuturnya.

Tetapi hasil pengecekan sesaat, benda yang serupa sabu ini tidak terdeteksi memiliki kandungan narkotika serta obat keras beresiko (Okerbaya) .

” Kami cek di reagen dengan enam parameter, tapi akhirnya negatif semuanya, ” jelas Kepala BNNK Blitar, AKBP Agustianto.

Sedang dari 40 warga binaan yang menekuni tes urine ini malam, semuanya akhirnya juga negatif.

” Tes urine dengan acak pada 40 warga binaan disini akhirnya negatif semuanya. Sementara untuk bubuk mencurigakan hasil temuan, juga akan kami cek lebih detil dengan alat yang lebih lengkap, ” papar Agustianto.

Sampai saat ini, Lapas Klas IIB Blitar di huni 364 warga binaan. Dari jumlah itu, ada 51 napi serta 15 tahanan masalah narkoba, satu salah satunya seseorang wanita.