Di Cuekkan Saat Meminta Maaf, Seorang Pria Aniaya Istri Hingga Tewas

Di Cuekkan Saat Meminta Maaf, Seorang Pria Aniaya Istri Hingga Tewas – Nasib nahas dirasakan Kartini (70) mengembuskan napas terakhirnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sesudah sekian waktu menekuni perawatan akibatnya di aniaya memanfaatkan martil oleh sang suami F (80) . Penganiayaan ini dilatarbelakngi kekesalan F dikarenakan sang istri segan memberi makan.

Penganiayaan yang dirasakan Kartini ini berlangsung dirumah pasangan kakek nenek tersebut di Jalan H Musli Gang Kembang, Beji, Depok, pada Selasa, 23 Januari 2018 pagi saat lalu. F mengemukakan, peristiwa diawali selagi dianya sendiri memohon makan terhadap sang istri dikarenakan mesti minum obat.

F mengakui udah berulang-kali memohon makanan pada istrinya tapi tidak digubris. ” Saya jengkel dengan sikap dia. Saya segera ambillah martil yang ada pada ember serta memukulnya terus-terusan ke korban, ” kata F terhadap wartawan Minggu (28/1/2018)

Pukulan ini juga bikin Kartini tersuruk serta tidak sadarkan diri. Kartini juga selekasnya dibawa ke RS di Depok oleh anak-anaknya. Tapi, dikarenakan luka yang dirasakan benar-benar berat, korban juga dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sekian waktu sesudah menekuni perawatan, Kartini mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 27 Januari 2018 tempo hari. Kapolsek Beji kompol Yenni Anggraeni menjelaskan, lebih dari satu selagi sesudah menganiaya sang istri, pemeran juga memukulkan marti ke sisi kening sendiri sampai terluka.

” Pemeran berdalih lukanya dikarenakan lemparan batu dari anaknya. Nyatanya itu dijalankan pemeran sendiri, ” papar Yenni. Hal semacam ini, lanjut Yenni, didapati sesudah penyidik mengecek anak-anak korban serta pemeran, tiada satu juga yang melempar batu ke F.

Waktu ini F sudah mendekam di tahanan Polsek Beji buat mempertanggung jawabkan kelakuannya. F dapat dijerat Pasal 44 UU No 23/2004 terkait KDRT serta Pasal 351 KUHP.