Home / berita umum / Gadis Disabilitas Alami Trauma Setelah Jadi Korban Pemerkosaan Tetangganya

Gadis Disabilitas Alami Trauma Setelah Jadi Korban Pemerkosaan Tetangganya

Gadis Disabilitas Alami Trauma Setelah Jadi Korban Pemerkosaan Tetangganya – Seseorang gadis penyandang disabilitas di Kabupaten Jepara jadi korban pemerkosaan yang dijalankan oleh tetangganya sendiri. Sekarang, perkara itu tengah dikerjakan Polres Jepara.

Korban berinisial RF (25) penduduk Desa Ngasem, Kecamatan Batealit, Jepara. Sekarang ia alami trauma sesudah disangka jadi korban pemerkosaan, ST (56) tetangganya.

Pendamping keluarga korban, Mulyadi menjelaskan, tindak pemerkosaan itu berlangsung pada, Selasa (4/9/2018) saat lalu. Kira-kira jam 12. 00 di dalam rumah terduga.

Pasa awalannya korban takut buat bercerita pada orang tuanya, lantaran mendapatkan intimidasi dari terduga. Akan tetapi sesudah dipaksa, korban selanjutnya bercerita peristiwa yang dirasakannya.

Korban bahkan juga pernah sembunyikan busana serta baju dalam yang ada sisa darahnya. Akan tetapi, sekarang baju itu telah jadikan tanda untuk bukti.

” Memperoleh narasi dari korban, lantas pihak keluarga melaporkannya pada pihak kepolisian, ” katanya pada wartawan, Kamis (13/12/2018) .

Menurut dia, korban seringkali bermain di dalam rumah pemeran, yang berjarak kira-kira 100 mtr..

” Kala peristiwa rumah dalam keadaan sepi. Cuma ada terduga serta korban. Korban ditarik, serta diperkosa diatas balai-balai depan TV, ” sambungnya.

Sama dengan laporan kepolisian LP/B/ 114/IX/2018/ Jateng/res JPR tgl 24 Sep. Pemeran telah ditetaokan menjadi terduga. Akan tetapi sampai sekarang tetap jadi Jadwal Pelacakan Orang (DPO) . Pemeran kabur serta belum juga didapati keberadaannya.

” Sesudah diputuskan menjad terduga pemeran sampai sekarang kabur, ” tutur ia.

” Akan tetapi pihak keluarga malas serta masih menyerahkan semuanya pada hukum. Harapannya terduga lekas diamankan, serta terima hukumannya, ” katanya.

Sekarang keadaan korban, tetap alami trauma yang dalam serta dijauhkan dari tempat peristiwa.

Dengan terpisah, Kasatreskrim Polres Jepara, AKP Mukti Wibowo kala dilakukan konfirmasi melalui telephone selulernya, memberikan pihaknya telah lakukan penyelidikan serta menentukan ST menjadi terduga.

About admin