Home / berita umum / Gerakan Emas Prabowo Tidak Terbukti Melanggar Aturan Kampanye

Gerakan Emas Prabowo Tidak Terbukti Melanggar Aturan Kampanye

Gerakan Emas Prabowo Tidak Terbukti Melanggar Aturan Kampanye – Bawaslu DKI menjelaskan deklarasi Pergerakan Emas (Emak serta Anak Minum Susu) yg dilaksanakan Prabowo Subianto gak bisa dibuktikan melanggar peraturan kampanye. Bawaslu menjelaskan tidaklah ada unsur pidana pemilu dalam deklarasi itu.

” Perkara ini belum penuhi unsur perkiraan pelanggaran pidana. Jadi bila disaksikan dari status laporan ini, laporan perkiraan pelanggaran tindak pidana pemilu berwujud perkiraan pelanggaran kampanye di luar skedul pada aktivitas kampanye Pergerakan Emas dengan terlapor Prabowo Subianto tidak bisa dilanjutkan ke babak sesudah itu, ” kata komisioner Bawaslu DKI, Puadi, di kantornya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/11/2018) .
Puadi mengemukakan laporan ini dibikin seseorang mahasiswa. Pelapor yg gak di sebutkan namanya itu mengira ada pelanggaran pemilu pada deklarasi ‘Gerakan Emas’ yg diadakan pada Rabu (24/10) di lokasi Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Pelapor memberikan laporan Prabowo dengan dua clausal ialah UU No 7 tahun 2017 clausal 280 ayat (2) terkait pelibatan anak dalam pemilu serta clausal 276 ayat (2) berkenaan pemilu di luar skedul. Tetapi, aktivitas emas itu tak penuhi ada konsumen pada ke dua clausal itu.

” Aktivitas itu jadi tak penuhi unsur tindak pidana pemilu dari clausal yg di ajukan pelapor, ” ujarnya.
Puadi memaparkan Prabowo tak menyampaikan pengakuan yang memiliki kandungan kampanye. Dikarenakan kalimat yg diberatkan oleh pelapor berisi janji Prabowo apabila dipilih itu tak termasuk juga dalam visi misi program Prabowo.

” Ada penyampaian Prabowo apabila saya dipilih ini karena itu kita bakal berikut. Pelapor memaknai itu kampanye di luar skedul lantaran menyampaikan janji, ” pungkasnya.

” Kita bertanya KPU buat meyakinkan kalau ini penuhi unsur atau mungkin tidak, kala kita bertanya apa ini visi misi, karena itu jawaban KPU itu bukan. Visi misi kenyataannya berada pada website KPU RI. Hingga tak dapat masuk clausal 276 ayat 2 UU 7 2017, ” lanjut Puadi.

Terus Puadi memaparkan pun tak ada unsur pelibatan anak dalam pemilu pada aktivitas ini. Dikarenakan anak dibawah usia belum juga penuhi unsur keputusan kampanye. Tidak hanya itu katanya pun tak diketemukan sikap Prabowo yg pro-aktif membawa banyak anak buat memilihnya.

” Apabila berpedoman ke clausal 280 ayat (2) , tak ada kata anak-anak. Jadi belum juga penuhi unsur keputusan kampanye lantaran disana yg namanya anak belum juga punyai hak pilih pemahamannya luas, ” ujarnya.

” Senantiasa Pak Prabowonya pun gak pro-aktif ‘ayo anak-anak perlu diingat pilih saya’ umpamanya, itu pelibatan anak, bila cuman anak-anak digendong emak-emaknya minum susu ya kebetulan acaranya deklarasi emak-emak serta anak minum susu, ” ujar Puadi.

About admin