Home / berita umum / Hukuman Ibrahim Hasan Alias Hongkong Di Perberat

Hukuman Ibrahim Hasan Alias Hongkong Di Perberat

Hukuman Ibrahim Hasan Alias Hongkong Di Perberat – Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh memperberat hukuman Ibrahim Hasan Alias Hongkong, bekas anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, berubah menjadi seumur hidup. Awalnya, Ibrahim dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Diambil detikcom dari situs sah Mahkamah Agung, Jumat (28/6/2019), majelis hakim PT yg diketuai Maratua Rambe terima banding yg diserahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam persidangan, hakim mengadili untuk melakukan perbaikan ketentuan Pengadilan Negeri Kuala Simpang tanggal 30 April 2019 Nomer 405/Pid.Sus/2018/PN.Ksp.

Dalam amar putusannya, majelis hakim menjelaskan terdakwa Ibrahim Bin Hasan Alias Hongkong, dapat di buktikan lewat cara resmi serta memberikan keyakinan bersalah kerjakan tindak pidana permufakatan jahat terima narkotika grup I berbentuk bukan tanaman yg beratnya melampaui 5 (lima) gr.

“Menjatuhkan pidana pada terdakwa oleh karenanya dengan pidana penjara saat seumur hidup,” ketok Maratua dalam persidangan yg diadakan Rabu (26/6) tempo hari.

Dalam putusannya, majelis hakim pun akan memutuskan tanda untuk bukti sejumlah 70 kg sabu serta 30 ribu pil ekstasi dikembalikan ke Jaksa untuk dimanfaatkan dalam masalah Ibrahim alias Jampok. Sesaat satu unit mobil fortune punya Ibrahim Hongkong dirampas untuk negara.

Diketahui, Ibrahim Hasan Alias Hongkong, bekas anggota DPRD Langkat, Sumatera Utara, dijatuhi hukuman pidana 20 tahun penjara. Ibrahim dikatakan dapat di buktikan mengedarkan narkoba dalam jumlahnya banyak.

“Dalam hari ini, Selasa, 30 April 2019, Pengadilan Negeri Kuala Simpang menjatuhkan ketentuan pidana penjara saat 20 tahun pada terdakwa Ibrahim bin Hasan alias Hongkong, Ibrahim Ahmad, Abdul Rahman, Joko Susilo, Rinaldi Nasution alias Naldi, Ibrahim alias Jampong, Firdaus bin Sulaiman alias Daus, serta Syafwadi,” kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Mukri dalam info tercatat, Selasa (30/4/2019).

Ketentuan majelis hakim PN Kuala Simpang ini lebih gampang ketimbang dengan tuntutan jaksa penuntut umum. Jaksa didapati tuntut Ibrahim dengan hukuman mati.

About penulis77