Home / berita umum / Jenazah Seseorang Masyarakat Kabupaten Luwu Utara Mesti Di Tandu Beberapa Puluhan Km

Jenazah Seseorang Masyarakat Kabupaten Luwu Utara Mesti Di Tandu Beberapa Puluhan Km

Jenazah Seseorang Masyarakat Kabupaten Luwu Utara Mesti Di Tandu Beberapa Puluhan Km – Jenazah seseorang masyarakat Kabupaten Luwu Utara, Sulsel mesti ditandu beberapa puluh km. untuk ke arah peristirahatan terakhir kalinya pada Kamis (72/) kemarin. Jenazah ini mesti ditandu karena akses jalan kembali ke arah ke desanya rusak serta susah dilewati kendaraan.

Dalam satu video yang tersebar, tampak sebagian orang menggotong satu tandu berisi jenazah seseorang masyarakat Rampi, Sulsel. Rampi ialah satu lokasi yang ada di pegunungan Luwu serta jalan yang dilewati untuk ke arah kesana begitu ekstrim. Pikirkan saja, harga ojek untuk ke arah ke Rampi dapat sampai juta-an rupiah serta jadikan lokasi ini pula dikatakan sebagai tempat ojek termahal dalam dunia.

“Iya benar ini peristiwanya. Jenazah ditandu beberapa puluh km. dengan jalan kaki ke arah Rampi,” kata dokter yang kerja di daerah Rampi, Widhy Astuti waktu di konfirmasi, Selasa (12/2/2019).

Pada video ini, jenazah tempatkan dalam satu sarung. Sarung itu lalu diangkat oleh sebagian orang. Sering, beberapa orang yang mengangkat jenazah ini mesti bergantian menanggung tandu.

Widhy menjelaskan, butuh waktu belasan jam untuk jenazah ini sampai ke Rampi dna disemayamkan oleh masyarakatnya. Menariknya, waktu jenazah ini akan diantarkan ke Rampi, masyarakat mesti membawanya dahulu lokasi Bada, Sulawasi Tengah (Sulteng). Lokasi Bada ialah daerah perbatasan pada Sulteng serta Sulsel.

“Jadi tidak langsung kesini dahulu. Mesti dibawa ke Bada baru ditandu ke arah Rampi,” terangnya.Dikatakannya, sampai sekarang ini cuma ada banyak jalan yang dapat ditempuh ke arah Rampi. Jalan paling murah yang dapat ditempuh ialah melalui jalan darat dengan memakai sepeda motor atau mungkin dengan berjalan kaki.

About admin