Mahmudul Hasan Maruf Terbaring Di Kamar Rumah Sakit

Mahmudul Hasan Maruf Terbaring Di Kamar Rumah Sakit - Seseorang remaja putra di Bangladesh alami luka kritis di muka selesai di serang dengan air keras. Aktor serangan yaitu seseorang ABG putri yg cintanya tidak diterima remaja putra ini.

Seperti ditulis media lokal Inggris, Daily Mail serta media lokal Bangladesh, thedailystar. net, Selasa (20/3/2018) , remaja putra bernama k17) saat ini cuma dapat terbaring di ranjang rumah sakit. Maruf alami luka bakar benar-benar kritis di berwajah selesai serangan air keras itu.

Laporan media memanggil air keras disemprotkan seseorang remaja putri berumur 16 th. yg bernama Bhabna Aktar Riya. Riya bersama-sama ibundanya udah di tangkap polisi Bangladesh perihal serangan air keras ini.

Maruf serta Riya tidak serupa sekolah, tapi sama sama tahu. Inspektur Kepolisian Jamalpur Sadar, Tariqul Islam, yg menyelidiki insiden ini menjelaskan bahwa Riya pernah menjelaskan cintanya terhadap Maruf, tapi tidak diterima. Riya senantiasa menguber Maruf sepanjang lebih dari satu bln. paling akhir, meskipun cintanya udah tidak diterima. Serangan air keras ini berjalan selesai penolakan yang didapatkan Maruf.

Dalam serangan yg berjalan minggu selanjutnya ini, Maruf tengah jalan pulang ke tempat tinggal bersama-sama teman-temannya selagi didekati Riya. Maruf serta teman-temannya memanglah melewati tempat tinggal Riya dalam perjalanan pulang saat malam hari itu.

Riya awalannya memohon tolong Maruf buat membantunya melakukan perbaikan kabel listrik yg rusak didalam tempat tinggalnya. Maruf bersedia menunjang, namun mengemukakan baru dapat melaksanakannya pada siang hari besok harinya.

Tapi mendadak, Riya melemparkan suatu hal ke muka Maruf, yg nyatanya sebagai air keras, yg buat muka Maruf melepuh hebat.

Mendengar teriakan Maruf, warga setempat berlarian keluar. Maruf dibawa ke Tempat tinggal Sakit Umum Jamalpur, sebelum saat dirujuk ke unit luka bakar di Dhala Medical College Hospital besok harinya.

Bapak Maruf segera memberikan laporan serangan ini ke kantor polisi setempat. Tempat tinggal Riya segera digeledah. Polisi selanjutnya menangkap Riya serta ibundanya perihal serangan air keras ini.