Home / Liga Champions / “Mission Impossible” AS Roma

“Mission Impossible” AS Roma

Luciano Spalletti selaku sang manager AS Roma, telah memberikan misi yang mustahilpada pemainnya, yakni melaju ke fase perempat final ajang Liga Champions. Roma di tuntut bia membalikkan sgregat gol 0-2 dari wakil Spanyol, Real Madrid di Liga Champions babak 16 besar putaran kedua yang dihelat di Santiago Bernabeu, Rabu (9-3-16). Hal tersebut juga di tengok dari sejarah Roma. Tak ada klub yang bisa membalikkan skor 0-2 di pertandingan pertama dari Liga Champions musim 1996/97.

“Orang yang tengah melakukan pekerjaan tersebut mempunyai tuntutan yang sangat besar. Saya selalu meminta pada tim untuk terus melakukan suatu hal yang mustahil,” ujar Spalletti. “Kami tak boleh memperlihatkan mental lemah dengan bermain dengan gaya membosankan. Jika anda berpikir demikian, mereka bakal sangat enteng mengalahkan kami,” imbuhnya.

Untuk bisa lolos, Roma di haruskan menciptakan sedikitnya 3 gol. Tapi, Spalletti meminta kepada pemainnya untuk tak terlalu memikirkan tuntutan itu. ”Jika semuanya membicarakan keharusan kami untuk menciptakan tigal gol, hal ini akan sangat sulit. Padahal, dalam pikiran kami bakal berbeda jika dapat mencetak gol yang pertama,” imbuhnya.

Kemenangan di kandang Madrid sebenarnya bukanlah hasil langka bagi Roma. Dulu mereka sempat menang di 5 Maret 2008 serta 30 Oktober 2002.

About admin