Penderitaan Hendra Terdengar Kapolsek Cisaat Kompol Budi Setiana

Penderitaan Hendra Terdengar Kapolsek Cisaat Kompol Budi Setiana - Hendra (41) diketemukan terkurung ditempat serupa sangkar yang terbuat dari besi. Menurut info, Hendra udah lebih dari sebulan ada ditempat itu.

Info masalah penderitaan Hendra itu hingga ke telinga Kapolsek Cisaat Kompol Budi Setiana. Budi seterusnya memerintahkan dua anggotanya untuk mengecek. Hendra adalah warga Kampung Kawung Luwung RT 32 RW 06, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat.

” Infonya Hen (Hendra) ini udah lebih dari sebulan terpasung, saya lalu minta arahan ayah Kapolresta Sukabumi (AKBP Susatyo Purnomo) serta beroleh perintah untuk bagaimanapun langkahnya supaya Hen ini dapat dilepaskan dari pasungan, ” kata Budi, Kamis (12/4/2018) .

Waktu itu, dua personel Aiptu Asep Hamdan serta Bhabinkantibmas, Bripka Tedi meluncur ke lokasi yang diperlihatkan warga serta temukan Hen yang benar-benar ada dalam kurungan.

” Kunjungan pertama kami berkomunikasi dengan pihak keluarga. Kunjungan ke dua kami membujuk keluarga supaya ingin melepas Hen (Hendra) serta merelakan Hen beroleh perlakuan. Pada kunjungan ke tiga kami membawa relawan Panti Aura Welas Asih untuk menjemput Hen, ” papar Budi.

Info warga serta pihak keluarga, Hendra seringkali mengamuk serta merepotkan warga setempat. Hal tersebut jadi argumen pihak keluarga bikin ‘sangkar’ untuk Hendra.

” Merepotkan, tukasnya sempat mengakibatkan kerusakan tempat tinggal tetangga seringkali ngamuk. Orang tuanya tak miliki pilihan pada akhirnya dibuatkan tempat serupa sangkar dari besi, Hen didiamkan ditempat itu dengan urutan terduduk, ” tutur Budi.

Dihubungi terpisah, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo membetulkan urutan pembebasan Hendra oleh anggotanya. Menurut Susatyo, Hendra waktu ini udah ada di Panti Aura Welas Asih, Palabuhanratu, Sukabumi.

” Kami koordinasi dengan pihak panti punya Pak Deni Solang, tempo hari atau Rabu (11/4/2018) Hen udah dievakuasi serta waktu ini isi di antara ruang di blok panti. Kami berfikir, apa pun argumennya memasung mesti udah tak ada sekali lagi maka dari itu anggota dibawah saya perintahkan untuk bergerak cepat jalankan perlakuan tersebut memberi pemahaman pada keluarga, ” papar Susatyo.

Persoalan ekonomi, sambung dia, jadi landasan keluarga mengurung Hendra. Sempat Hendra melakukan perawatan dengan medis, tetapi tidak diteruskan dikarenakan terhalang cost.

” Insya Allah keadaan Hen dapat kembali sembuh serta baik sesudah beroleh perlakuan dari pantinya Pak Deni Solang, ” ucap Susatyo.