Home / Uncategorized / Permainan Sederhana Ala anak Pulau Wakatobi

Permainan Sederhana Ala anak Pulau Wakatobi

Permainan Sederhana Ala anak Pulau Wakatobi – Bahagia itu simple, kemungkinan tersebut ungkapan yg pas buat anak-anak kecil pencari ikan di Wakatobi. Buat mereka, laut udah seperti tempat bermain. Yuk tengok!

Laut udah tdk terpisahkan dari kehidupan warga di Wakatobi. Tidak hanya jadi sumber penghidupan, laut buat anak-anak jadi tempat bermain sangatlah mengasyikan.

Sore itu kelihatan tiga bocah tengah asyik bermain air laut di dermaga Tomia (diantara satu pulau di Wakatobi). Tiga bocah itu dengan keberaniannya melompat dari atas dermaga cuma dengan mengenakan pakaian seadanya

Kala ada di air, ketiga bocah itu sangat mahir berenang. Lumrah saja, sejak mulai kecil mereka hidup di laut maka kapabilitas berenangnya terbentuk dengan cara alami. Seakan-akan ada di kolam renang di perkotaan.

Akan tetapi, saat sebelum melompat itu nyata-nyatanya ada dua model benda yg mereka pegang. Tangan kanan memegang kacamata renang, lagi tengah yg kiri memegang satu buah besi kecil panjang serupa panah.

” Ini besi sisa kerangka payung. Saya ambillah utk panah ikan, ” kata salah seseorang bocah, Sani Ramadhan (14) dengan logat khas Wakatobi

Dengan modal kacamata renang, besi kecil panjang serta karet gelang, ketiga bocah berani itu mengawali petualangannya mencari ikan. Ketiga bocah itu mulai menyelami kedalaman laut 3 – 4 mtr. di segi dermaga.

Kala ada di basic, mereka melewatkan anak panah simple ke arah ikan. Kala tidak sukses, mereka dapat segera keluar ke permukaan utk mengambil nafas selanjutnya menyelam lagi sepanjang berapa kala.

Terik panas yg belum pupus serta membakar kulit tdk menyurutkan semangat mereka mencari ikan. Kesibukan ini cuma sekedar bermain saja bukan hanya utk mencari makan sepatutnya orang dewasa.

” Cuman bikin main-main saja mencari ikan. Soalnya apabila di segi itu ikannya kecil-kecil, ” timpal salah seseorang bocah yang lain.

Menyelam mencari ikan udah jadi adat ketiganya kala saat sekolah udah selesai. Kebanyakan, mereka mulai basah-basahan di laut seputar waktu 15. 00 sampai waktu 17. 30. Mereka pulang kala matahari terbenam.

” Kadangkala ikan mampu cuman dua atau tiga, atau berlainan sekali. Seru saja cari cari ikan, ” ungkap Sani.

About admin