Home / berita umum / Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Bayi di Irigasi Tasikmalaya

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Bayi di Irigasi Tasikmalaya

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan dan Pembuangan Bayi di Irigasi Tasikmalaya – Satreskrim Polres Tasikmalaya sukses membuka masalah pembunuhan serta pembuangan bayi di aliran irigasi lokasi Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (28/11/18). Aktor pembuangan bayi tanpa lainnya ibu kandung korban, inisial LS (28), masyarakat Cintaraja.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Doni Eka Putra menjelaskan LS menyengaja buang bayinya untuk menutupi aib. Karena LS hamil waktu pisahlah ranjang dengan suaminya saat sembilan bulan. Kedua-duanya bahkan juga telah meniti proses perceraian di pengadilan.

Untuk menutupi kehamilanya aktor jarang keluar rumah sampai kenakan pakaian besar supaya tampak gendut. “Aktor serta suaminya tengah proses perceraian, berarti tengah pisahlah ranjang. Disangka aktor ini hamil oleh pacarnya,” kata Doni di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (5/12/18).

Aktor mengakui melahirkan seseorang diri di pinggir aliran irigasi. Sang bayi selesai dilahirkan langsung dibuang ke sungai sampai terbenam kehabisan napas.

“Jadi waktu rasakan akan melahirkan, aktor langsung ke saluran sungai. Waktu bayi keluar langsung dihanyutkan. Kita ancam aktor dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan intimidasi hukuman 15 tahun penjara,” tutur Doni.

Pembuangan bayi itu berlangsung pada Jumat (28/11) di saluran sungai, Kampung Cintaraja, Kecamatan Singaparna. Waktu diketemukan, bayi masih tetap terikat tali ari-ari. Penemuan bayi malang itu sudah sempat membuat geger masyarakat ditempat.

About admin