Tertekan Pagar Yang Ditabrak Bus Anak 13 Tahun Meninggal

Agen Casino

Tertekan Pagar Yang Ditabrak Bus Anak 13 Tahun Meninggal – Hani Shafiy Tsania Hasani (13) meninggal dunia tertekan pagar yg ditabrak satu unit bis rombongan haji di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/7). Duka menyelimutinya keluarga atas kepergian bocah wanita itu.

Kala kejadian berdarah itu Hani memakai seragam Sekolah Basic (SD). Dia baru masuk periode tujuan di SMPN 5 lewat arah prestasi. Kerabat menyebutkan, Hani saat hidupnya mempunyai kemampuan menari.

“Anaknya periang banyak rekan, keluarga tidak menduga peristiwa ini menerpa almarhumah. Sekarang ia tengah MOS di SMPN 5, arah prestasi menari sebab hobinya memang itu,” kata Embar Sanubari (24), kerabat almarhumah di dalam rumah duka, Jalan Safir 4 Nomer 152, RT 2 RW 11, Perum Baros Kencana, Kelurahan/Kecamatan Baros, Sukabumi, Rabu (18/7/2019).

Hani anak ke dua dari tiga bersaudara pasangan suami-istri, Hasan Lutfi serta Evi Marlinda. Sebelum momen itu berlangsung, Hani didapati tengah membawa neneknya, Winangsih (66).

“Ia pergi ke Gedung Juang antar neneknya yg pengin pergi haji, sampai saat ini keluarga belum pula yakin,” ujar Embar.

Di dalam rumah duka, sejumlah kerabat serta tetangga terus banyak yang datang buat mengemukakan belasungkawa. Gagasannya jasad bocah penari itu dimakamkan di TPU Pangaritan, Sindang Palay Cibeurem.

“Semuanya korban lima orang, tiga dewasa serta dua yang lain beberapa anak. Yg wafat berumur kira-kira 12 tahun, ia tertekan pintu pagar depan,” kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di RSUD R Syamsudin SH, Selasa (17/7).

Momen itu berlangsung Selasa (16/7), kira-kira waktu 18.00 WIB. Kala itu satu demi satu bis pergi tinggalkan area pelepasan ke arah Embarkasi Bekasi. Bis paling akhir menabrak pagar.

“Segalanya ada delapan bis. Bis paling akhir pengin keluar dari gedung tapi tempat sisi belakang begitu ke kanan hingga minim pagar. Sesaat kaca sisi belakang atas bis perihal pilar atas pagar tembok,” kata Hartanto, penduduk di kira-kira area peristiwa.

Beberapa ratus penduduk yg ada di kira-kira area peristiwa cemas. Lebih seseorang anak wanita memakai seragam SD terjepit pagar. “Tempatnya anak SD itu terjepit pagar sebab tergerak sisi belakang bis. Terkecuali itu sejumlah penduduk yg ada di dekat pagar pula tertimpa puing tembok pilar yg ambrol,” tutur Hartanto.